Senin, 02 Juli 2018

Bermenung di Koto Gadang (Bukittinggi)

Aku termenung sambil menatap Jam gadang yang menjulang tinggi dengan jarum jam yang menunjukan pukul 14.05 .
Sambil menghisap rokok kretek dan menyeruput secangkir kopi hitam. tiba-tiba saya teringat denganmu dan mimpi-mimpi lamaku yang tidak sesuai dengan harapan.
Ketika itu dengan berani aku menyapa kamu di aplikasi media sosial dengan kata "hai" dan anda berbalas dengan kata yang sama.
Diawali dengan pembicaraan tentang perkuliahan,idol,hobby dan impian kita masing-masing.
Semakin lama kita berbalas pesan, semakin berkurang pula waktu tidurku bersama kasur kesayanganku.
Ah senangnya ! Akhirnya kita bertemu !  walaupun tidak berdua tetapi bergabung dengan teman-teman komunitas bernyanyi idol group.
Awal pertama bertemu kita hanya bermain mata. Teman-teman pun semuanya sibuk membicarakan idola,hobby mereka masing-masing.
Dalam hati aku berbicara "maafkan saya, saya terlalu pengecut untuk memulai pembicaraan dengan anda".
Waktu terus berjalan, tiba-tiba saya tercengang anda mengatakan "ayo kita foto bersama !" 
Secara tiba-tiba pipiku memerah dan saya mengiyakan ajakan tersebut. Sambil tersenyum simpul dan berkata chesee kita pun tertawa bersama. Setelah itu banyak waktu yang kita luangkan untuk bersama-sama dan juga untuk teman-teman.
Waktu terus berjalan dan saatnya untuk pulang. Hei ! Aku ingin mengantarmu pulang !!  Tetapi maaf aku terlalu pengecut untuk berbicara langsung kepadamu. Kukeluarkan handphone dan mengetik suatu pesan "bolehkan aku mengantar mu untuk pulang?" Tidak sampai 5 menit pesan pun berbalas "apakah kamu tidak keberatan?" Dan kubalas dengan ketikan "tidak, hari ini aku mempunyai waktu luang"
Ketika itu kita berjalan berdua menuju parkiran kendaraan roda empat. Jujur aku sangat bahagia Dengan jarak 60 km ± aku sangat menikmati waktu berdua denganmu.
Semakin lama aku tidak lagi canggung kepadamu dan timbul rasa cinta kepadamu. Ketika aku lelah dengan perkuliahan kamu menghiburku dengan guyonanmu yang lucu dan konyol dan membuatmu tertawa.
Tetapi 3 bulan kemudian kamu menghilang begitu saja.
Dua buah media sosial kepunyaanku kamu blokir.
Jujur aku rindu denganmu.
meskipun kita sama-sama melihat langit yang sama namun kita tidak bisa bertemu.
Impian yang lama kusimpan tiba-tiba hancur untuk menjadikanmu sebagai kekasih hatiku.
Tidak terasa awan di koto gadang menjadi mendung dan waktu menunjukan pukul 14.39
Dan aku harus belajar untuk melupakan Segala tentangmu dan memulai kisah hidup yang baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar